Selasa, 24 Juli 2012

Mai Ajeg-an Bali Iraga


Om Swastiastu,
Sangat menyedihkan rasanya melihat truna-truni Bali saat ini kurang bisa menguasai bahasa daerahnya sendiri, bahasa Indonesia dan bahasa lainnya terlalu mengambil alih bahasa di Bali sehingga truna-truni Bali melupakan bahasanya sendiri. Bahkan banyak anak-anak Sekolah Dasar tidak mengerti Bahasa Bali hal ini disebabkan karena orang tua dari anak yang bersangkutan terlalu menjejalkan Bahasa Indonesia kepada si anak dengan alasan “tren”.
Untuk itulah tulisan ini di buat agar Bahasa Bali tidak tenggelam di era globalisasi dewasa ini. Ayo truna-truni Bali, kita Ajegkan Bali ini dengan berbahasa Bali…
D
daki = kotor = kotor
G
gidat = rai, lelata = dahi
gigi = untu, danta = gigi
getih = rah, rudira = darah
J
jagut = lelatek = dagu
jenggot = rawe, kumbala = janggut
jriji = racikan = jari
jit = silit = pantat
jelema = jatma, manusa = manusia
K
kuping = karna = telinga
kumis = rawis = kumis
kuku = naka = kuku
kulit = carma, jina = kulit
kedek = kenyung, ica = tawa
keneh = manah, kahiun = pikiran

Minggu, 22 Juli 2012

Setan Lagi Galau



Belakangan ini banyak banget ku lihat ataupun ku baca di facebook or twintter kata-kata galau. Galau tingkat dewa,gue lagi galau nih, galau melanda, ntahlah banyak banget deh.  Kata-kata alai itu sering banget ku lihat,,,,,ntah lah zaman sekarang kok hobby banget ama hal2 yang berbau ALAY ^_^.  Setan juga pengen alay ahhhh,, biar sama kayak ABG jaman sekarang gtu ^^




Galau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi IV Th.2008 berarti kacau atau pikiran sedang kacau tak karuan. Dari arti tersebutlah, remaja dan anak muda saat ini yang sedang memikirkan sesuatu sering menganggap dirinya sedang galau. Sebenarnya galau itu memiliki banyak definisi, tapi lebih tepatnya Galau adalah suatu keadaan di mana seseorang sedang memikirkan suatu masalah secara berlebihan, bingung apa yang harus dilakukan sehingga menimbulkan efek emosi yang labil, pikiran pusing, bahkan mendadak insomnia.

Sebenarnya perasaan galau itu muncul karena banyak faktor, anak muda saat ini kebanyakan galau karena cinta, tiba-tiba cinta datang, jadi galau, tiba-tiba cinta pergi, makin galau. Terdapat beberapa faktor yang sebenarnya memunculkan perasaan galau, di antaranya:


1.Jejaring Sosial

Jejaring sosial mempunyai pengaruh yang sangat besar saat ini untuk perkembangan psikologis anak muda di Indonesia. Ada ungkapan ‘Everytime is Tweet’, setiap hal yang dilakukan dan dipikirkan selalu di-tweet di Twitter atau diupdate di Facebook bahkan BBM (Blackberry Messenger). Segala sesuatunya dishare ke teman-teman, padahal kan masalah yang kita pikir besar belum tentu sebesar masalah orang lain, kan, Sob? Lebih parahnya lagi... dengan tiap saat share di jejaring sosial justru kita akan semakin memikirkan masalah itu, sampai menjadi galau berlipat-lipat. Percaya deh!


2.Kurang Teman

Kamu yang sedang menghadapi masalah tapi nggak punya teman untuk diajak curhat, atau kurang memiliki teman karena kurang pergaulan, atau tidak memercayai temanmu untuk diajak curhat, beware, Sob! Hal-hal seperti itu lah yang akan membuat perasaan galau itu muncul. Kenapa? Karena hanya akan memendam masalah itu sendiri dan nggak tahu bagaimana solusi untuk mengatasinya. Buang-buang energi deh...

3.Jarang Ibadah

Masalah yang kita hadapi sejatinya merupakan cobaan dari Allah Swt, tapi apabila masalah tersebut hanya membuat kita mengeluh, dan mengeluh terhadap orang lain tanpa diimbangi dengan ibadah kepada Allah akan membuat perasaan galau itu muncul dan akan semakin nyata. Hiii, serem!



4.Tayangan media

Perkembangan media yang sangat pesat menyebabkan kita hampir setiap waktu disuguhkan dengan tayangan kurang mutu seperti sinetron, entah itu diambil dari kisah nyata atau fiksi belaka. Sinetron yang bercerita tentang cinta, tahta, harta dan wanita yang disuguhkan kepada kita dan membuat penontonnya terbawa akan mengakibatkan mental menjadi lemah. Sehingga ketika suatu masalah menimpa, kita akan mudah menyerah dan gampang emosi. Pada akhirnya... perasaan galau itu akan menghinggapi diri kita.


So, untuk itu jangan biarkan galau hinggap pada diri kita. Saat galau melanda, mungkin dapat melakukan hal-hal yang lebih positif, dintaranya:


1. Mendekatkan diri kepada Tuhan

Masalah yang kita hadapi dan membuat piiran menjadi kacau akan jauh lebih baik jika diceritakan semuanya kepada Tuhan. Hati akan terasa lebih lega karena mampu memasrahkan dan mengikhlaskan segalanya. Tapi ingat loh Sob, jangan hanya saat galau saja jadi rajin beribadah, tapi juga setiap waktunya. Jika sedang dilanda kegalauan,coba beroda,sapa taw bisa mendingan.tapi jangan pas galau aja kaw berdoa kepadaNYA, itu kan kewajiban kita tuk berdoa kepada Yang KUasa


2. Mendekatkan diri kepada keluarga

Keluarga adalah tempat kita mengadu selain kepada Allah, semua masalah bisa kita curhatin ke orangtua, kakak, adik atau saudara yang lain. Misalnya punya masalah dengan pacar atau mantan pacar, pastikan lebih ingat kepada keluarga daripada yang lain. Apalagi orangtua, pasti akan memberikan solusi terbaik untuk membantu memecahkan masalah anak-anaknya.


3. Perbanyak teman dan pergaulan

Jangan pernah berlarut-larut dengan masalah yang membuat kita semakin galau. Lihatlah di sekitar, banyak orang-orang yang pastinya selalu ada buat kita, contohnya teman-teman sepermainan. Dengan berkumpul bersama teman, kita bisa sharing masalah. Atau bertemu dengan teman-teman baru dan memperluas pergaulan dengan ikut komunitas, pengajian rutin dan sejenisnya yang membawa dampak positif untuk kita.


4. Beralihlah ke hobi

Solusi ini biasanya paling banyak dilakukan. Biar rasa galau itu hilang lebih baik melampiaskannya ke hobi yang kita sukai, misalnya hunting foto, travelling, dengerin musik, main sepeda, bikin kerajinan dan lain sebagainya yang dapat membuat kita lupa dengan kegalauan yang sedang dihadapi.


5. Mengonsumsi Cokelat atau Makanan yang Disukai

Galau ternyata juga dapat menyebabkan kita menjadi stress lho. Nah, buat yang sedang galau coba deh makan cokelat, karena kandungan dalam cokelat dapat berfungsi sebagai penenang, jadi bisa lebih tenang dan nggak sampai pada tingkat stress, gitu. Selain itu, bisa juga wisata kuliner dengan makan makanan yang disukai agar rasa galau kian berkurang.


6. Relaksasikan Tubuh

Penting juga untuk bisa merelaksasikan tubuh saat galau dengan yoga. Misalnya, menarik nafas panjang, tahan lalu keluarkan perlahan setiap merasa tidak tenang atau cuci muka/berwudhu dan merebahkan diri di sofa atau matras.


7. Menulis

Cobalah menuliskan kegalauan di diary atau selembar kertas jika emang nggak bisa sharing dengan orang lain.


8. Menonton Film

Cobalah menonton film untuk menghilangkan rasa galau, kalau bisa tontonlah film bergenre komedi agar bisa tertwa lepas.


Galau itu dapat menghancurkan kita kalau nggak dapat mengatasinya dan mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang negatif. Jangan jadikan galaumu sebagai boomerang bagimu. Oke nggak, Sob? ^__^

Kamis, 12 Juli 2012

Fakta Unik Tentang Jepang


Di Jepang, angka 4 dan 9 tidak begitu disukai, sehingga sering tidak ada kamar bernomor 4 dan 9, Kenapa? Karena dalam bahasa jepang, 4 dibaca "shi" yang lafalnya sama dengan kata yang berarti "mati", sedangkan 9 dibaca "ku/kyu" yang lafalnya hampir sama dengan dengan kurushii atau sengsara T_T

Orang jepang menyukai angka 8. awalnya saya tidak percaya, tapi setelah saya teliti ternyata benar. Harga-harga barang yang ada di jepang banyak yang berakhiran angka 8. misalnya: harga susu 198 yen.dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.  "unik bukan"? Akan tetapi aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang tercantum sudah harus termasuk pajak, jadi mungkin kebiasaan ini lambat laun akan hilang.

Pada musim panas,drama-drama di TV banyak yang mengisahkan tentang hantu dan hal-hal lainnya yang berbau seram. ( Untung saja tidak ditayangkan film setan belang di TV jepang ) ^_^

Tanda tangan di Jepang hapir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan mereka menggunakan hanko/inkan/cap.  Ada beberapa jenis hanko di Jepang yaitu: jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis hanko yang di pakai untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah hanko yang dipakai untuk keperluan penting, seperti untuk membeli mobil, rumah, dsb. hanko jenis ini di registrasi di shiyakuso 市役所(balai kota). Ginko-in adalah jenis hanko yang dipergunakan khusus untuk membuat account di bank. hanko jenis ini diregistrasikan melalui pihak bank juga loh ^_^. mitome-in dipakai untuk keperluan sehari- hari dan tidak di registrasi.

NB: Kunjungi situs kami tentang bahasa jepang dan kebudayaan jepang, semakin banyak membaca, semakin banyak ilmu yang kita peroleh. https://www.facebook.com/pages/Belajar-Bahasa-Jepang/441619152536547
   by: setan belang

Selasa, 10 Juli 2012

Sayonara. (さよなら) Good bye


"Sayounara (さようなら)" can be also used instead of "sayonara (さよなら)." People do not   say "Sayonara (さよなら)" when leaving their own home. "Ittekimasu(いってきます)" is normally used. The response to "Ittekimasu (いってきます)" is "Itterasshai (いってらっしゃい)". "Dewa mata (ではまた)" is also often used as "see you later", similar to the English expression.
How about "See you tomorrow"? "Tomorrow" is "ashita (明日)" in Japanese. I think you can guess what the the answer is: "Mata ashita (また明日)".
I hope you can practice these greetings. I am going to tell you one more phrase, "Mata raishuu(また来週)". This means "See you next week".

Oyasuminasai. (おやすみなさい。) Good night

Unlike English, "Oyasuminasai (おやすみなさい) is mostly used before going to bed.

Konbanwa.  (こんばんわ。) Good evening

There is a rule for writing hiragana "wa" and "ha." When "wa" is used as a particle, it is written in hiragana as "ha." "Konbanwa" is now a fixed greeting. However, in the old days it was a part of sentence such as "Tonight is ~ (Konban wa ~)" and "wa" functioned as a particle. That's why it is still written in hiragana as "ha."

Konnichiwa (こんにちわ。)Hello/Good afternoon